Pada dasarnya negara maju adalah negara yang mampu mengatasi permasalahan di negara tersebut, salah satunya adalah pendidikan. Sebagai warga negara indonesia, pendidikan sangat penting, apalagi di era modern seperti saat ini. Betapa dibutuhkannya pendidikan oleh para generasi muda untuk memajukan indonesia untuk perkembangan teknologi yang sangat pesat perkembangannya agar mampu bersaing dalam berbagai bidang di dunia internasional. Indonesia sama seperti banyak negara berkembang lainnya, yang sudah berhasil menetapkan kebijakan wajib belajar 12 tahun dan memberi kesempatan bagi warganya untuk mendapatkan pendidikan. Walau begitu mutu pendidikan anak-anak Indonesia tetap rendah dibandingkan negara-negara lain.

Dikutip dari REPUBLIKA.co.id hasil penelitian kualitas pendidikan Indonesia berada di bawah Filipina (81 persen) dan Etiopia (79 pensen). Penelitian itu menempatkan Inggris (87 persen) di urutan teratas. Disusul, Kanada (85 persen) dan Australia (83 persen). Kualitas guru yang rendah dise babkan rasio ketersediaan guru khususnya di daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T). Berdasarkan hasil uji kompetensi guru pada 2016 menunjukkan nilai di bawah standar. Hal ini tidak sebanding dengan anggaran yang dialokasikan untuk gaji guru. Sehingga hal ini menyebaban kurangnya kualitas pendidikan di Indonesia.

Dilihat pada web tesispendidikan.com, penyebab rendahnya kualitas pendidikan yang ada di Indonesia ialah masalah keefektifan serta keefesiensian standart dari pengajaran itu sendiri. Hal ini juga berarti bahwa komponen yang ada dalam pendidikan juga berperan penting, salah satunya tenaga pendidik. Lingkungan sekolah di Indonesia juga menjadi masalah yang sedikit berat, karena lingkungan sekolah yang belum ramah anak. Hal itu terlihat dari masih maraknya kekerasan di sekolah, baik fisik maupun bukan fisik. Dan Results Internasional merekomendasikan sejumlah hal untuk meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia. Pertama, meningkatkan kualitas guru butuh komitmen jelas pemerintah dalam mengembangkan kapasitas guru. Pemerintah harus punya peta jalan yang jelas, terukur dan berkesinambungan.
Yang menjadi evaluasi pemerintah saat ini, pemerintah harus tau dan bisa meningkatkan kualitas guru yang bisa berkomitmen dengan jelas dalam mengembangkan kapasitas guru. Pemerintah harus punya peta jalan yang jelas, terukur dan berkesinambungan. Lakukanlah perubahan utama yang benar – benar mampu merubah ketidakstabilan pendidikan di Indonesia. Evaluasi dan pemantauan harus dilakukan secara berkala. Sebab, dikhawatirkan kualitas guru akan terus menjadi dilema berkepanjangan. Pemerintah harus memberikan sanksi tegas terhadap pihak yang melakukan kekerasan di lingkungan sekolah. Hal itu bertujuan untuk menciptakan rasa aman dan ramah anak di sekolah. Selain itu, pemerintah harus mendorong sekolah dan orang tua untuk aktif berpartisipasi dan mengontrol sekolah.
Kemuadian perlunya kebijakan afirmasi untuk kelompok marginal atas diskriminasi pendidikan yang dialami kelompok itu. Sebab, masih banyak anak tidak bisa sekolah karena identitas yang tidak sesuai dengan domisili seperti susahnya transportasi untuk menuju sekolah tersebut. Dan pemerintah dapat melakukan kerjasama dengan negara yang mau memberikan bantuan pendidikan kepada siswa yang berprestasi, dan mampu membantu terlaksananya program masa panjang pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.

 

(oleh: Auly Cholis Marhas, Dinas Kominfo)

DAFTAR PUSTAKA

penulis, T. (n.d.). Masalah Pendidikan Di Indonesia. Retrieved maret 11, 2018, from Berita Pendidikan: http://tesispendidikan.com/masalah-pendidikan-di-indonesia/

Umi Nur Fadhilah, A. N. (2017, maret 23). Ini 3 Isu Utama Pendidikan di Indonesia. Retrieved maret 11, 2018, from Republika.com: http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/eduaction/17/03/23/on9feb384-ini-3-isu-utama-pendidikan-di-indonesia


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *